Home / Berita / Sangiran Dulu, Kini dan Yang Akan Datang
Sangiran Dulu, Kini dan Yang Akan Datang
Suasana dalam ruang Probowinoto yang di gunakand alam acara.

Sangiran Dulu, Kini dan Yang Akan Datang

Suasana dalam ruang Probowinoto yang di gunakand alam acara.

Suasana dalam ruang Probowinoto yang di gunakand alam acara.

“sangiran 17 menurut saya adalah fosil paling seksi, mengapa demikian..? Karena ditemukan hampir utuh dan dipamerkan dibanyak museum di dunia” kata Ir. Ferry F karwur, M.Sc., Ph.D dalam acara Sosialiasi dan Penyebaran Informasi Tentang Pelestarian Benda Cagar Budaya. Acara ini atas kerjasama dari; Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS), Magister Biologi, Majalah BioS, PJKR-FIK UKSW, Destinasi Pariwisata FIK UKSW, dan FKIP Sejarah UKSW.

Acara yang berlangsung pada 3 februari 2016 dan bertempat di gedung Probowinoto UKSW dihadiri oleh peserta dengan beragam latar belakang. Sebagian besar adalah guru-guru sejarah SMP, SMA/SMK serta civitas akademika UKSW. Selain sosialisasi juga diadakan paparan ilmiah berkaitan dengan kepurbakalaan.

Penyajian pertama disampikan oleh kepala BPSMPS, Sukronedi, S.Si., MSi dengan topik Situs dan Museum Manusia Purba Sangiran, Dulu, Kini, dan Esok. Dalam penyajiannya dipaparkan tentang perkembangan situs dan museum sangiran sejak awal berdiri hingga transformasinya hingga sekarang. “Saat ini museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda sejarah, tetapi menjadi media belajar yang interaktif dan menarik” katanya. Presentasi selanjutnya adalah Pelajaran-pelajaran Dari Studi Evolusi Manusia. Penyaji dari presentasi ini adalah Ferry F Karwur, M.Sc., Ph.D. Dia menjelaskan bagaimana perkembangan otak manusia dari waktu ke waktu hingga begitu efisien fungsinya.

Sesi ke-2 di isi oleh M.Hidayat dengan topik Potensi Sangiran. Dalam presentasi ini dijabarkan apa yang dimiliki oleh sangiran dan apa yang hendak ditawarkan oleh Sangiran. Selain menjadi tempat wisata dan situs purbakalanya, sangiran bisa menjadi salah satu tujuan wisata minat khusus. Para pengunjung suatu saat nanti akan di ajak terlibat dalam penggalian fosil dan perawatan fosil, tetapi masih dalam tahap perencanaan. Penyaji yang terakhir adalah Budhy Sancoro yang mempresentasikan Pelestarian Cagar Budaya Menurut Undang-undang Cagar Budaya. Dalam presentasinya di jelaskan bagaimana undang-undang melindungi situs purbakala beserta pengelolaanya secara legal. Dia mencotohkan bahwa pernah di tangkap penyelundupan tengkorak ke Amerika, dan pengiriman illegar 2 truk berisi fosil ke luar negeri. Semua barang bisa di amankan dan pelakukanya di tangkap. Seminar di tutup oleh Kepala BPSMP dan diharapkan bisa ada acara serupa dilain kesempatan.

evolusi2

 

About dhanang

Membuat ilmu kehidupan menjadi hidup lebih hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top